Sejarah STISFA Kediri (Sekarang IAIFA Kediri)

IAIFA Kediri merupakan transformasi dari Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Faqih Asy’ari (STISFA) Kediri yang diprakarsai oleh KH. Fathannudin Abbas, S.Sos, M.Si, yang juga rektor pertama IAIFA Kediri, KH Zainuri Faqih (Ketua Yayasan Salimiyah serta Pengasuh PP Darussalam Sumbersari), serta Ikatan Alumni PP Darussalam (IKADA) Sumbersari. Bersama para tokoh masyarakat lainnya, berhasil menginisiasi lahirnya lembaga perguruan tinggi Islam berbasis pesantren di Kabupaten Kediri.

Tepat pada tanggal 3 April 2013 terbitlah Surat Keputasn Direktur Jendral Pendidikan Agama Islam Tentang Persetujuan Pendirian Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta Nomor 779 Tahun 2013. Selain persetujuan pendirian Perguruan Tinggi, juga didapatkan ijin pembukaan program studi Akhwalus Syakhsiyah (sekarang Hukum Keluarga Islam) dan Muamalah (Sekarang Hukum Ekonomi Syariah). Dengan terbitnya surat keputusan tersebut maka STISFA Kediri terus mampu mengembangkan institusi dengan cepat di bawah kepemimpinan KH. Fathanuddin Abbas, S.Sos, M.Si.

Pada tahun 2016 diajukanlah penambahan 4 prodi baru sekaligus yaitu prodi Pendidikan Agama Islam, Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah dan Ilmu Al Qur,an dan Tafsir. Tidak butuh waktu lama selang tahun 2017 dan 2018 terbitlah ijin pembukaan 4 prodi baru dan semakin menarik minat masyarakat untuk kuliah di STISFA Kediri. Gerak cepat terus dilakukan KH. Fathanuddin Abbas, S.Sos, M.Si. dengan pengajuan Alih Status menjadi Institut pada tahun 2017. Selang dua tahun kemudian, Terbitlah Surat keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 313 tahun 2019 tentang Alih Status Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Faqih Asy’ari Kediri menjadi Institut Agama Islam Faqih Asy’ari (IAIFA) Kediri pada tanggal 22 Mei 2019. Setelah terbitnya KMA tersebut dingkatlah rektor baru, yaitu H. Suwarno, S.Ag.M.Si. untuk memimpin IAIFA Kediri menggantikan kepemimpinan KH. Fathanuddin Abbas, S.Sos, M.Si. dikarenakan meninggal dunia dikarenakan sakit.

Suwarno, S.Ag. M.Si. selaku rektor IAIFA Kediri pada tahun tersebut juga langsung mengajukan pendirian tiga Fakultas yang menanungi 6 prodi yang ada di IAIFA Kediri, yaitu Fakultas Syariah, Fakultas Tarbiyah dan Fakultas Ushuluddin. Ketiga fakultas tersebut sebagai Unit Pengelola Program Studi langsung mendapatkan persetujuan dari Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (Kopertais) Wilayah 4 Surabaya dan resmilah berdiri 3 fakultas baru yang ada di IAIFA Kediri.

Gambar Milestone IAIFA Kediri